PGM Aceh Desak DPRA Perjuangkan Nasib Guru Madrasah Swasta Yang Terabaikan

PGM Aceh Desak DPRA Perjuangkan Guru Madrasah Swasta di anak tirikan Pemerintah 

PGM Indonesia Aceh Desak DPRA Perjuangkan Nasib Guru dan Madrasah Swasta yang Terabaikan

Redaksi: Islamic tekhno tv.com

Banda Aceh, 21 Oktober 2025 , 

Tim Pengurus Wilayah Perkumpulan Guru Madrasah (PW. PGM) Indonesia Provinsi Aceh melakukan audiensi resmi ke Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), guna menyuarakan keresahan dan perjuangan panjang guru-guru madrasah swasta yang selama ini dinilai terabaikan oleh pemerintah.

Dipimpin langsung oleh Ketua Umum PW. PGM Indonesia Aceh, Drs. Abdul Jalil, rombongan diterima oleh Komisi VII DPRA di kantor dewan. Dalam pertemuan itu, Drs. Abdul Jalil menyampaikan kondisi memprihatinkan yang dialami ribuan guru madrasah swasta di seluruh Aceh , mulai dari tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS), Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTs), hingga Madrasah Aliyah Swasta (MAS).

“Banyak guru yang telah mengabdi 10, 15, bahkan 25 tahun, namun hingga kini belum juga diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), apalagi PNS. Ini sangat ironis dan menyakitkan. Mereka tetap semangat mengabdi untuk bangsa, meski nyaris tak ada perhatian dari negara,” ujar Abdul Jalil melalui sambungan telepon kepada media.

Ia menekankan bahwa madrasah adalah bagian integral dari sistem pendidikan nasional yang turut mencetak generasi penerus Aceh yang berakhlak dan berilmu. Oleh karena itu, menurutnya, sangat tidak adil jika Madrasah khususnya swasta , selalu dianaktirikan dalam kebijakan pendidikan daerah, baik dalam hal pengangkatan guru maupun bantuan infrastruktur.

“Kalau Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bisa mengalokasikan anggaran untuk sekolah umum, mengapa madrasah tidak bisa? Bukankah ini lembaga pendidikan yang juga mengajarkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan? Ini ketidakadilan yang harus segera dikoreksi,” tegasnya.

PGM Indonesia Aceh mendesak agar DPRA segera memperjuangkan pengangkatan guru madrasah swasta menjadi P3K, serta mengalokasikan anggaran dari dana pendidikan Aceh untuk membantu operasional dan pengembangan madrasah swasta, termasuk gaji guru dan sarana prasarana.

Dalam audiensi tersebut, pihak Komisi VII DPRA memberikan tanggapan positif dan menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak/Ibu anggota dewan yang sudah menerima dan mendengarkan jeritan hati para guru madrasah swasta. Kini kami menunggu komitmen nyata dari DPRA dan pemerintah daerah. Jangan biarkan guru-guru yang tulus mengabdi ini terus terpinggirkan,” pungkas Abdul Jalil.

Redaksi: Islamic tekhno tv com 

Posting Komentar untuk "PGM Aceh Desak DPRA Perjuangkan Nasib Guru Madrasah Swasta Yang Terabaikan "