KISI & PREDIKSI SOAL AKGTK MADRASAH 2026

Kesiapan Guru ikuti AKGTK Madrasah 2026

KISI-KISI, PREDIKSI SOAL DAN KUNCI JAWABAN AKGTK MADRASAH 2026

Oleh: Cik Gu Bustami Ahmad. S.Ag., M.Pd., 

Berikut ini saya susun bahan persiapan AKG (Asesmen Kompetensi Guru) GTK Madrasah jenjang MTs mata pelajaran Fikih, dan juga Mapel lain nya dengan link nya semua tingkatan MI, MTs dan MA, yang mencakup kompetensi pedagogik dan profesional khusus materi Fikih dan mapel umum.

Catatan penting: Kisi-kisi dan soal berikut merupakan bahan prediksi latihan yang disusun berdasarkan cakupan kompetensi guru dan materi Fikih MTs. Ini bukan kisi-kisi resmi atau bocoran soal AKG 2026. Saya tidak dapat memastikan soal mana yang akan keluar dalam ujian sebenarnya.

Materi ini disusun agar dapat digunakan untuk belajar mandiri, diskusi MGMP Fikih MTs, maupun latihan simulasi soal pilihan ganda.

BAGIAN I. KISI-KISI MATERI PERSIAPAN

A. Kompetensi yang perlu dipelajari

Secara umum, persiapan dapat dibagi menjadi dua kelompok besar:

1. Kompetensi Pedagogik

Kemampuan merencanakan, melaksanakan, menilai, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai karakteristik peserta didik.

2. Kompetensi Profesional (Mapel Fikih)

Penguasaan konsep, dalil, hukum Islam, penerapan fikih, serta kemampuan mengajarkan materi Fikih MTs secara benar dan kontekstual.

Catatan: pembagian dan bobot resmi ujian 2026 perlu disesuaikan dengan dokumen penyelenggara apabila telah diterbitkan. Penelusuran web yang tersedia belum menemukan kisi-kisi resmi AKG GTK Madrasah 2026 yang dapat diverifikasi.

B. Kisi-kisi prediksi kompetensi pedagogik

C. Kisi-kisi prediksi kompetensi profesional Fikih MTs

Berikut peta materi untuk latihan. Materi disusun meliputi pokok bahasan Fikih yang lazim dipelajari di MTs kelas VII–IX, bukan klaim urutan atau bobot resmi ujian 2026.

Peta materi Fikih

FIKIH MTs

Dalil • Konsep • Hukum • Praktik • Pembelajaran

Kelas VII

• Thaharah

• Najis dan hadas

• Wudu dan tayamum

• Salat

• Salat berjamaah

Kelas VIII

• Sujud syukur

• Sujud sahwi dan tilawah

• Zakat

• Puasa

• Sedekah, hibah, hadiah

Kelas IX

• Penyembelihan

• Kurban dan akikah

• Jual beli

• Riba dan utang piutang

• Fikih sosial dan muamalah

Lintas kelas

• Al-Qur'an dan hadis

• Kaidah fikih

• Hukum taklifi

• Perbedaan pendapat ulama

• Penerapan hukum dalam kehidupan

D. Kisi-kisi kemampuan analisis tingkat lanjut

Selain menghafal definisi, berlatihlah menjawab soal berbasis kasus.

Bentuk soal

Kemampuan yang diuji

Kasus pembelajaran

Memilih tindakan guru yang tepat

Kasus ibadah

Menerapkan ketentuan hukum pada situasi nyata

Analisis dalil

Menghubungkan ayat/hadis dengan hukum

Perbandingan pendapat

Mengenali perbedaan pandangan fikih

Evaluasi hasil belajar

Menentukan tindak lanjut berdasarkan data

Integrasi nilai

Mengaitkan fikih dengan akhlak dan kehidupan sehari-hari

BAGIAN II. PREDIKSI SOAL PEDAGOGIK DAN KUNCI JAWABAN

Soal 1–10: Kompetensi pedagogik

Latihan interaktif

Soal 1 - 10 dijawab

1. Seorang guru Fikih menemukan bahwa kemampuan awal siswa dalam materi wudu' sangat beragam. Langkah pertama yang paling tepat adalah …

A. Langsung memberikan ujian sumatif

B. Melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan kemampuan awal

C. Memberikan tugas yang sama dengan tingkat kesulitan tinggi

D. Meminta siswa yang lemah belajar sendiri

2. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, guru menyesuaikan bahan, proses, atau hasil belajar berdasarkan 

A. Keinginan guru semata

B. Peringkat kelas saja

C. Kesiapan, minat, dan kebutuhan belajar peserta didik

D. Latar belakang ekonomi saja

3. Guru meminta siswa menyelidiki persoalan penggunaan air secara berlebihan ketika berwudu, kemudian merumuskan solusi berdasarkan prinsip fikih. Model yang sesuai adalah …

A. Ceramah satu arah

B. Problem Based Learning

C. Dikte

D. Hafalan tanpa diskusi

4. Penilaian yang dilakukan selama proses pembelajaran untuk memperbaiki proses belajar disebut …

A. Asesmen formatif

B. Asesmen sumatif

C. Seleksi akhir

D. Ujian kelulusan

5. Setelah pembelajaran, guru menemukan sebagian siswa belum memahami perbedaan najis mukhaffafah dan mutawassitah. Tindakan yang tepat adalah …

A. Melanjutkan materi tanpa tindak lanjut

B. Menghukum seluruh kelas

C. Memberikan remedial terarah dan mengecek pemahaman kembali

D. Menurunkan seluruh nilai siswa

6. Dalam teori konstruktivisme, peserta didik dipandang sebagai …

A. Penerima informasi pasif

B. Pembangun pengetahuan melalui pengalaman dan interaksi

C. Penghafal yang tidak perlu memahami

D. Pengamat tanpa keterlibatan

7. Guru menggunakan rubrik yang memuat ketepatan gerakan, urutan, dan bacaan ketika menilai praktik wudu. Rubrik tersebut terutama berfungsi sebagai …

A. Alat hukuman

B. Instrumen penilaian dengan kriteria yang jelas

C. Pengganti tujuan pembelajaran

D. Daftar hadir

8. Siswa memiliki kebutuhan khusus dan memerlukan penyesuaian akses materi. Sikap guru yang tepat adalah …

A. Mengecualikannya dari kegiatan

B. Memberikan akses dan dukungan yang sesuai tanpa menghilangkan tujuan esensial

C. Memberi nilai otomatis

D. Meminta teman mengerjakan semua tugasnya

9. Guru mengajak siswa menilai kembali strategi belajarnya setelah menyelesaikan proyek poster zakat. Kegiatan ini mengembangkan …

A. Metakognisi dan refleksi

B. Hafalan mekanis saja

C. Persaingan antarkelas

D. Penilaian administratif saja

10. Tujuan pembelajaran yang terukur sebaiknya dirumuskan dengan …

A. Kata-kata umum tanpa indikator

B. Perilaku atau kemampuan yang dapat diamati beserta kondisi/kriteria yang relevan

C. Daftar materi saja

D. Target yang tidak terkait asesmen

Periksa jawaban dan tampilkan pembahasan

BAGIAN III. PREDIKSI SOAL PROFESIONAL MAPEL FIKIH MTs

Soal 11–25: Materi Fikih dan penerapannya

Soal berikut menguji pemahaman konsep, dalil, hukum, dan penerapan Fikih dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan menggunakan kerangka fikih yang umum diajarkan di MTs, dengan memperhatikan bahwa beberapa masalah memiliki perbedaan pendapat ulama.

Latihan interaktif

11/15 dijawab

11. Menurut pengertian fikih, fikih adalah ilmu tentang …

A. Seluruh ilmu pengetahuan alam

B. Hukum-hukum syariat yang bersifat amaliah dan diperoleh dari dalil terperinci

C. Sejarah para nabi saja

D. Tata bahasa Arab saja

12. Air yang suci dan dapat digunakan untuk bersuci dalam pembahasan fikih disebut …

A. Air mutlak

B. Air najis

C. Air musta'mal menurut seluruh ulama tanpa perbedaan

D. Cairan yang selalu bercampur najis

13. Dalam pembagian najis yang umum diajarkan dalam mazhab Syafi'i, air kencing bayi laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum mengonsumsi makanan selain ASI sebagai makanan pokok termasuk …

A. Najis mughallazah

B. Najis mukhaffafah

C. Najis mutawassitah

D. Bukan najis

14. Seseorang tidak menemukan air dan khawatir waktu salat habis. Dalam keadaan yang memenuhi syarat tayamum, ia dapat …

A. Meninggalkan salat selamanya

B. Bertayamum dengan debu atau media yang memenuhi ketentuan fikih

C. Berwudu dengan minuman

D. Salat tanpa bersuci dalam semua keadaan

15. Salah satu rukun wudu menurut mazhab Syafi'i adalah …

A. Membaca doa setelah wudu

B. Membasuh wajah

C. Mengulang basuhan tiga kali

D. Menghadap kiblat

16. Seseorang lupa melakukan tasyahud awal dan telah berdiri tegak untuk rakaat berikutnya. Dalam ketentuan yang umum diajarkan menurut mazhab Syafi'i, ia …

A. Harus membatalkan salat

B. Melanjutkan salat dan disunahkan sujud sahwi

C. Wajib mengulang salat dalam semua keadaan

D. Mengganti salat dengan sedekah

17. Sujud tilawah dilakukan karena …

A. Mendengar semua jenis bacaan Al-Qur'an

B. Membaca atau mendengar ayat sajdah dengan memenuhi ketentuan fikih

C. Selesai makan

D. Lupa jumlah rakaat

18. Harta tertentu yang wajib dikeluarkan apabila telah memenuhi syarat syariat disebut …

A. Hadiah

B. Zakat

C. Wakaf saja

D. Pinjaman

19. Zakat fitrah menurut ketentuan yang umum diajarkan di MTs wajib ditunaikan oleh …

A. Setiap orang tanpa memperhatikan syarat

B. Muslim yang memenuhi syarat kewajiban zakat fitrah

C. Hanya pedagang besar

D. Hanya orang yang memiliki emas

20. Salah satu golongan penerima zakat yang disebutkan dalam QS. At-Taubah ayat 60 adalah …

A. Orang kaya yang tidak memenuhi kategori penerima

B. Fakir

C. Semua orang tanpa syarat

D. Orang yang menolak zakat

21. Puasa Ramadan diwajibkan kepada muslim yang memenuhi syarat. Salah satu hal yang membatalkan puasa adalah …

A. Tidur pada siang hari

B. Makan dan minum dengan sengaja

C. Mandi untuk menyegarkan badan

D. Berkumur secara wajar tanpa menelan air

22. Perbedaan utama sedekah dan zakat adalah …

A. Sedekah selalu wajib dan zakat selalu sunah

B. Zakat merupakan kewajiban dengan ketentuan khusus, sedangkan sedekah umum dapat bersifat sunah

C. Keduanya tidak memiliki perbedaan

D. Sedekah hanya boleh berupa uang

23. Penyembelihan hewan yang sesuai syariat pada dasarnya memperhatikan …

A. Ketajaman alat saja

B. Penyembelih, hewan, alat, dan tata cara sesuai ketentuan fikih

C. Harga hewan saja

D. Warna hewan saja

24. Hukum kurban pada hari raya Iduladha menurut pendapat mayoritas ulama adalah …

A. Wajib bagi setiap muslim tanpa syarat

B. Sunah muakkadah bagi yang mampu

C. Haram

D. Makruh dalam semua keadaan

25. Dalam transaksi jual beli, prinsip yang harus dijaga adalah …

A. Kerelaan para pihak dan kejelasan objek serta ketentuan transaksi

B. Menyembunyikan cacat barang

C. Memaksa pembeli

D. Mengandung penipuan

Periksa jawaban dan tampilkan pembahasan

BAGIAN IV. RINGKASAN DALIL FIKIH YANG PERLU DIKUASAI

Berikut dalil penting yang dapat dijadikan bahan hafalan sekaligus latihan memahami hubungan antara dalil dan hukum.

1. Dalil bersuci

QS. Al-Mā'idah: 6 — Perintah bersuci

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki.”

Pokok kandungan: dasar pelaksanaan wudu dan anggota-anggota yang wajib dibasuh atau diusap.

2. Dalil zakat

QS. At-Taubah: 103 — Perintah mengambil zakat

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا

Artinya: “Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka.”

Pokok kandungan: zakat berkaitan dengan penyucian harta dan jiwa, serta memiliki ketentuan penunaian.

3. Dalil puasa

QS. Al-Baqarah: 183 — Kewajiban puasa

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Pokok kandungan: kewajiban puasa dan tujuan membentuk ketakwaan.

4. Dalil jual beli

QS. An-Nisā': 29 — Larangan memakan harta secara batil

إِلَّا أَنْ تَكُونَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِنْكُمْ

Artinya: “Kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu.”

Pokok kandungan: transaksi harus memperhatikan kerelaan para pihak dan tidak mengambil harta dengan cara batil.

BAGIAN V. PREDIKSI SOAL STUDI KASUS PEDAGOGIK-FIKIH

Soal studi kasus menguji kemampuan guru mengintegrasikan pengetahuan pedagogik dengan materi Fikih.

Soal analisis 1

Kasus: Dalam praktik wudu, sebagian siswa dapat mengurutkan rukun wudu dengan benar, sedangkan siswa lain masih sering tertukar antara rukun dan sunah. Guru ingin memastikan seluruh siswa mencapai tujuan pembelajaran.

Apa tindakan yang paling tepat?

A. Memberikan ceramah yang sama selama satu jam kepada seluruh siswa.

B. Mengidentifikasi kesulitan, memberikan contoh visual dan latihan sesuai kebutuhan, lalu melakukan asesmen ulang.

C. Meminta siswa yang belum paham keluar dari kelas.

D. Menghapus materi praktik dari pembelajaran.

Soal analisis 2

Kasus: Siswa diminta membuat proyek edukasi tentang zakat. Guru ingin menilai ketepatan konsep, kemampuan menyampaikan pesan, dan kerja sama kelompok.

Instrumen penilaian yang paling sesuai adalah …

A. Daftar hadir saja.

B. Satu soal hafalan definisi zakat.

C. Rubrik proyek yang memuat ketepatan materi, komunikasi, proses, dan kolaborasi.

D. Penilaian berdasarkan siswa yang paling aktif berbicara saja.

Soal analisis 3

Kasus: Ketika membahas perbedaan pendapat ulama tentang suatu masalah fikih, beberapa siswa menganggap pendapat yang berbeda pasti salah.

Bagaimana guru sebaiknya menanggapi?

A. Melarang semua pertanyaan siswa.

B. Menjelaskan dasar dan konteks perbedaan pendapat secara proporsional serta membiasakan adab ikhtilaf.

C. Menyatakan semua pendapat pasti sama benarnya dalam setiap keadaan.

D. Menghindari pembahasan dalil.

BAGIAN VI. RINGKASAN KUNCI JAWABAN

Untuk memudahkan pengulangan, berikut kunci jawaban seluruh latihan pilihan ganda di atas.

Pedagogik (1–10)

1. B

2. C

3. B

4. A

5. C

6. B

7. B

8. B

9. A

10. B

Profesional Fikih (11–25)

11. B

12. A

13. B

14. B

15. B

16. B

17. B

18. B

19. B

20. B

21. B

22. B

23. B

24. B

25. A

BAGIAN VII. STRATEGI BELAJAR MENJELANG AKG 2026

Program belajar 7 hari

0/7 selesai

Hari 1 yaitu Kompetensi pedagogik

Karakteristik siswa, teori belajar, tujuan pembelajaran.

Hari 2 yaitu Perencanaan dan model pembelajaran

Asesmen diagnostik, PBL, PjBL, diferensiasi.

Hari 3 yaitu Asesmen dan evaluasi

Formatif, sumatif, rubrik, remedial, pengayaan.

Hari 4 yaitu Fikih ibadah

Thaharah, wudu, tayamum, salat, sujud, puasa.

Hari 5 yaitu Zakat dan muamalah

Zakat, sedekah, hibah, hadiah, jual beli, riba.

Hari 6 yaitu Fikih sosial

Penyembelihan, kurban, akikah, studi kasus.

Hari 7 yaitu Simulasi dan evaluasi

Kerjakan soal tanpa melihat kunci, kemudian ulangi soal yang salah.

Atur ulang progres belajar

Referensi yang perlu disiapkan

Untuk memperdalam latihan, gunakan sumber belajar berikut:

  1. Buku Fikih MTs kelas VII, VIII, dan IX yang digunakan madrasah, sesuai kurikulum dan edisi yang berlaku.

  2. Al-Qur'an dan hadis yang menjadi dasar pembahasan ibadah dan muamalah.

  3. Kitab fikih mazhab Syafi'i, seperti Safīnatun Najāh, Fatḥul Qarīb, dan Kifāyatul Akhyār, untuk memperdalam ketentuan ibadah.

  4. Dokumen kurikulum, capaian pembelajaran, pedoman asesmen, serta kisi-kisi resmi dari penyelenggara apabila tersedia.

Kesimpulan: Persiapan AKG GTK Madrasah untuk guru Fikih MTs sebaiknya tidak hanya berfokus pada hafalan hukum fikih. Latihan juga perlu mencakup penerapan dalil, analisis kasus, perencanaan pembelajaran, asesmen, serta kemampuan menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan peserta didik.

Materi ini dapat dijadikan dasar simulasi awal. Untuk memastikan kesesuaiannya dengan AKG 2026, cocokkan kembali dengan pengumuman dan dokumen resmi Kementerian Agama ketika diterbitkan.

REFERENSI SOAL AKG MI MTs dan MA

Silahkan dibaca2 ya.. 

Referensi

AKGTK

Bagi yang mengikuti AKGTK tahun 2026 dapat mempelajari prediksi soal dan pembahasannya pada tiap jenjang pada link berikut ini dan silahkan untuk didownload:

1. AKGTK MI: https://drive.google.com/drive/folders/1qQ_UCfqOxRO5IIM3YKjx_lqfclKChwMt

2. AKGTK MTs: https://drive.google.com/drive/folders/1OrbO--wyNNuSPSPTT9Fr1o_COLYAm7a7

3. AKGTK MA: https://drive.google.com/drive/folders/1yEyyINBVKhjuINKhYNrfsu39iA-HfIXR

4. CONTOH SOAL LATIHAN AKGTK MATERI PEDAGOGIK

https://drive.google.com/file/d/1BUu8qHzZJtnHESIVbbg1A2vgEAX7FhfO/view?usp=sharing

5. LATIHAN SOAL AKG KEPALA MADRASAH RA, MI, MTs dan MA

https://drive.google.com/file/d/10BBNoAMUVd2GrDUdXuLHVnwVaXnqlDuf/view?usp=sharing

AKGTK tidak pakai tilok, dilakukan mandiri dirumah masing-masing.. Juknisnya masih otw

☆ Beri bintang supaya tidak terhapus._

♡ Bantu share, mungkin banyak yg blm punya ini.

Redaksi: Islamic tekhno tv com 

Posting Komentar untuk "KISI & PREDIKSI SOAL AKGTK MADRASAH 2026"