PUISI Reflektif " Gerakan Literasi Generasi Z Harus Kritis


Naskah puisi yang dirancang dengan gaya reflektif, menggugah semangat Generasi Z

Gerakan Literasi Generasi Z Harus Kritis

Karya: Bustami, S.Ag., M.Pd.

Bacalah...

Jangan biarkan matamu hanya menjadi saksi

dari ribuan layar yang berganti setiap detik,

namun hatimu kehilangan cahaya,

akalmu kehilangan arah.

Wahai Generasi Z,

engkau lahir di zaman

ketika dunia berada dalam genggaman,

berita mengalir tanpa batas,

informasi datang tanpa permisi,

tetapi kebenaran sering tersembunyi

di balik gemerlap kebohongan.

Literasi bukan sekadar mengeja huruf,

bukan hanya membaca buku,

melainkan membaca kehidupan,

membaca sejarah,

membaca tanda-tanda zaman,

dan membaca diri sendiri.

Jangan telan semua berita,

sebelum akalmu menimbangnya.

Jangan sebarkan semua cerita,

sebelum hatimu mengujinya.

Karena satu jari

dapat membangun peradaban,

tetapi juga mampu

menghancurkan kehormatan manusia.

Berpikirlah kritis,

bertanyalah dengan santun,

carilah bukti sebelum percaya,

carilah ilmu sebelum berbicara.

Jadilah generasi

yang mencintai perpustakaan,

yang menghormati guru,

yang memuliakan ilmu,

yang menjadikan pena

lebih tajam daripada kebencian.

Bangsa besar

tidak dibangun oleh mereka

yang gemar mencaci,

tetapi oleh mereka

yang gemar membaca,

meneliti, menulis, dan berkarya.

Wahai anak-anak Indonesia,

masa depan negeri ini

bukan ditentukan oleh banyaknya pengikut

di media sosial,

tetapi oleh banyaknya ilmu

yang engkau miliki

dan akhlak yang engkau amalkan.

Bangkitlah...!

Jadikan Al-Qur'an sebagai cahaya,

jadikan ilmu sebagai senjata,

jadikan literasi sebagai budaya,

jadikan berpikir kritis sebagai karakter.

Agar engkau tidak mudah diadu domba,

tidak mudah ditipu,

tidak mudah diperalat,

dan tidak mudah kehilangan jati diri.

Karena bangsa yang malas membaca

akan mudah dijajah pikirannya.

Bangsa yang malas berpikir

akan mudah kehilangan masa depannya.

Mari menulis...

Mari membaca...

Mari berkarya...

Mari berpikir kritis...

Sebab hari ini kita menanam ilmu,

esok kita memanen peradaban.

"Literasi adalah cahaya.

Berpikir kritis adalah penjaganya.

Akhlak mulia adalah mahkotanya."

( Bustami, S.Ag., M.Pd. )


Posting Komentar untuk "PUISI Reflektif " Gerakan Literasi Generasi Z Harus Kritis"